Synopsis
Seorang
gadis remaja bernama nara yang masih duduk di bangku sekolah menengah ke atas
jatuh cinta pada teman lelaki satu angkatan di sekolahnya. Di bantu oleh ketiga
temannya fero, keyla, dan juga auryn dalam mendapatkan cintanya.
Halangan
dan rintangan ia lewati semua demi nico. Semuanya berjalan mulus, sampai ketika
masing-masing dari mereka dihadapi oleh masalah cinta pribadi.
Hingga
dalam perjalanan misinya itu, ia mengalami suatu tragedi yang sangat menyayat
hatinya. Akankah nara akan bangkit untuk menyelesaikan masalahnya? Atau ia
menyerah pada kenyataan ?
The
stories
Cerita
ini bermula ketika seorang gadis bernama nara hendak menduduki masa sma. Dimana
masa ini adalah masa yang paling menyenangkanJ. Nara adalah gadis yang
ceria,pemalu,bahkan dia sering membuat orang disekitarnya merasa
pusing.tapi,bukan berarti dia anak yang nakal. Justru sebaliknya, dia adalah
anak yang baik,ramah,dan sangat mudah sekali tersenyum.tapi,seiring waktu dia
telah berubah menjadi gadis yang dewasa dan bijaksana sejak dia menyukai
temannya,teman satu angkatan sekolahnya, NICO
“
nara!!apa yang sedang kau lakukan? “(dengan suara mengagetkan)
“
ti..tidak ada “ (dengan gugup menjawabnya)
“
apa kau sedang melihatnya? “(tanya fero dengan nada menggoda)
“
lihat?memangnya aku melihat siapa?sudahlah jangan banyak bertanya. A..aku harus
kembali kekelas dulu,sampai nanti “
“
hey,,hey!!! “
Fero
adalah teman satu sekolah nara sejak smp. Setiap hari mereka selalu bersama
,kadang teman-teman satu angkatannya
pun kadang salah memanggil nama mereka. Ya begitulah, mereka sudah seperti
saudara satu sama lain.
-------‘######--------
Karena
merasa malu nara langsung buru-buru
pergi meninggalkan fero. Padahal, dia
belum mau kembali kekelasnya. Tapi, karna fero memergokinya dia langsung saja
buru-buru pergi. Karna melamun,nara tidak sengaja menabrak seorang laki-laki.
“
aduh, ma..ma..maaf aku tidak sengaja menabrakmu.sekali lagi,aku minta maaf. Apa
kau baik-baik saja? “
“heemm..aku
tidak apa-apa “ ( jawabnya dengan tersenyum ) “ kamu aneh banget, dari tadi
bicara terus.. tapi,kamu nggak ngeliat wajah orang yang kamu tabrak. “
“
oh maaf..” ( dengan melihat wajahnya )
Nara benar-benar dibuat
terkejut saat ia melihat orang yang ia tabrak. Nara benar-benar tidak tahu bahwa
orang yang ia tabrak adalaH
NICO ,
teman satu kelasnya. Serta orang yang ia kagumi. Nara dan nico duduk dikelas
yang sama, tapi karena malu nara tidak berani berada didekat nico
“ ah, ni...nico... maaf aku tidak sengaja menabrakmu. “ nara
merasa malu untuk menjawabnya.
“ nggak apa-apa kok.
Kamu kenapa ? sakit ? atau ngantuk ? “
Nico melontarkan
pertanyaan yang membuat nara malu, sehingga nara kehabisan kata-kata untuk
menjawabnya.
“ enggak kok, tadi aku
Cuma melamun, aku minta ma..maaf ya “
“ nggak apa-apa kok. Ya
udah, kalo gitu aku duluan ya. Dah “.
--------###----------
Setelah bel masuk
berbunyi nara disusul oleh fero kembali kekelas mereka. Nara sangat senang jika
dia berada di dalam kelas, karena nico juga berada di kelas yang sama. Selama
di kelas nara tidak terlalu sering bicara pada nico, karna dia merasa malu jika
dia harus bicara pada nico. Lagipula, nara merasa tidak enak jika dia harus
bicara padanya.
---------####----------
Bel
pulang pun berbunyi. Seperti biasa nara menuju ke parkiran bersama fero.
Disusul oleh kedua temannya yang sangat cerewet yaitu keyla dan aurian. Keyla
dan auryn berada di kelas yang berbeda dengan nara dan fero. Tetapi, meskipun
begitu mereka tetap berteman baik bahkan, mereka ber-empat terlihat lebih akrab
dibandingkan dengan teman satu kelas mereka.
“
nara, fero. “ seru keyla.
“
oh..keyla. Heboh banget manggil nama kita. Hati-hati nanti jatuh, kan malu!! “.
Ejek fero kepada keyla.
“
ih, apaan sih..lagian aku kan bisa lari lebih baik dari kamu fero!!”. Keyla
sangat kesal mendengar perkataan dari fero. Tapi sebenarnya fero hanya menggoda
keyla saja.
“
aduh...kalian ini berantem terus dari tadi. Kamu juga fero berhenti mengejek
keyla. Apa kamu nggak tau? Keyla ini kan teman kita yang paling cantik.” Jawab
nara
“
uweekk..uweekk..” jawab fero dengan nada ejekan.
“
hehehe... Oh iya keyla. Auryn mana? Tanya nara dengan penuh keheranan.
“
aurian? Oh iya, mana anak itu? “. Tanya fero dengan nada keheranan juga.
“
hey, keyla!! Kamu kok ninggalin aku gitu sih. Dari tadi aku cari-cari kamu. Eh
gak taunya, udah ke parkiran duluan. “
“
hehe..ya maaf dong auryn aku kan nggak sengaja ninggalin kamu. “ jawab keyla
dengan nada memelas.
“
bohong kali dia ryn. Nggak mungkin lah dia ngelupain kamu, kalian kan satu
kelas? Mungkin aja keyla sengaja, “ sahut nara yang sengaja membuat keyla
berada dalam masalah.
Auryn
merasa kesal dengan keyla. Karna keyla meninggalkannya di kelas. Tetapi
kemarahan auryn tidak berlangsung lama. Mereka ber-empat langsung pulang ke
rumah masing-masing. Hari ini keyla tidak
pulang bersama dengan auryn, melainkan ia pulang bersama leo pacarnya. Leo
adalah seorang ketua osis di sekolahnya. Tentu saja karna jabatannya itu, leo
memegang tanggung jawab yang besar bahkan seringkali leo tidak sempat
meluangkan waktunya untuk keyla. Karna itulah saat mereka berdua memiliki waktu
bersama, mereka berdua tidak akan melewatkannya.
-------#####---------
Saat
dalam perjalanan pulang kerumah, entah kenapa tiba-tiba fero langsung
menghentikan sepeda motornya.
“
ada apa,fero? Apa ada masalah dengan motornya ?
“
sepertinya..( sambil melihat keadaan motornya ).astaga,ban motorku ini bocor..”
jawab fero dengan terkejut.
“
ah? Bocor? Aduh, gimana ini? Ini kan udah sore banget. Lagian jalanan ini juga
udah sepiL.
Kira-kira masih ada nggak ya, tempat bengkel yang masih buka? “ tanya nya dengan khawatir.
“
nggak tau juga. Ya udah, kita dorong dulu aja motornya siapa tau masih ada
bengkel yang belum tutup. “ jawab fero
dengan penuh harap.
Saat
dalam perjalanan mencari bengkel, tiba-tiba seorang lelaki menghentikan jalan
mereka. Dan tak disangka-sangka lelaki itu adalah nico.
“
hai nara! Hai fero! Motornya kenapa?.” Tanya nico kepada mereka berdua.
“
eh,nara. Ayo cepetan jawab. “ seru fero.
“ ah,mo..motornya ti..tidak apa-apa kok? “
jawab nara dengan gugup.
Nara
tidak tau lagi harus berkata apa. Karna jika dia sudah bicara didepan nico, dia
jadi merasa gugup.
“
hemm?? Tidak apa-apa? Hehehe..kamu ini lucu ya,J” jawab nico.
“
ah..hehe. “ nara hanya bisa tersenyum dan menunduk malu saat nico berkata
seperti itu.
“
kalau nggak ada apa-apa. Kenpa harus turun dari motor? Terus kenapa juga
motornya harus didorong? Kan kalian berdua bisa duduk diatas motor.” Tanya nico
dengan nada menggoda.
“
oh iya..ya.” jawab nara dengan muka malu.
“
oh iya,tadi kamu nanya soal motornya kan? “ potong fero.” Ini ban motornya
bocor. Jadi kita berdua mau cari
bengkel.” Sambung fero.
“
oh ban motornya bocor. Terus kenapa tadi nara bilang nggak ada masalah dengan
motornya? “ sahut nico kembali menggoda nara.
“
ah? “ jawab nara dengan nada terkejut.
“
ah,nggak usah dipikirin apa katanya tadi. Dia memang sering begitu. Mungkin
karna faktor udah sore, terus perut laper,ya jadi pikirannya kacau deh. “
sambung fero, untuk meyakinkan nico.
“
oh gitu yaJ.
“ kata dengan nico dengan penuh percaya.
Mereka
pun kembali mencari bengkel dengan di bantu oleh nico. Saat diperjalanan nara
ingin sekali bicara pada nico, tetapi karna gugup ia lebih memilih diam.
